Pages

Friday, March 15, 2019

10.254 miles, 22 states, in 63 days

5. Boys will be boys

El Reno, Oklahoma
9 dan 10 September 1988 mereka tinggal di camping ground El Reno, Oklahoma, karena untuk melanjutkan perjalanan ke Hot Spring masih terlalu jauh. Malam pertama hingga malam ke lima tidur di tenda masih berjalan lancar. Ceria dan bahagia bisa melalui 1800 miles dari Los Angeles. Malam ke enam mulai memasuki cuaca yang tidak terduga. Hujan turun di siang hari dengan petir yang menyambar. Air mengalir di samping tenda. Mereka tidak bisa kemana-mana selain menunggu dalam tenda. Perut mulai keroncongan dan semuanya seperti berantakan. Membuat emosi mulai meningkat. Ya Tuhan! bagaimana ini...

Yang penting harus ada nasi. Kan isih wong Jowo, batin Yongkie. Nasi bikin kenyang, menutup mulut cacing yang berteriak keras di perut. Jalan satu-satunya membawa rice cooker ke stop kontak yang ada di dekat restroom. Apa boleh buat dari pada kelaparan. Biasanya dia menggunakan perpanjangan kabel sehingga bisa dimasak di luar restroom. Berhubung hujan, Yongkie terpaksa menunggui rice cooker di dalam, sambil berdiri dekat pintu toilet. Pasti pemandangan ini menjadi perhatian orang yang mau ke toilet.
"what are you doing?" ini pertanyaan yang muncul dari mereka yang penasaran.
"I'm cooking rice" jawab Yongkie dengan muka merah, sambil mencoba tersenyum, menanggapi pandangan aneh mereka yang bertanya.
Heh... ini urusan perut, batin Yongkie kesal.

Camping ke 22 negara bagian bukan hal yang selalu mudah dan menyenangkan. Cuaca yang tidak jelas benar-benar membuat sengsara. Tidak bisa tidur dengan nyenyak dan perut sering keroncongan karena tidak bisa mempersiapkan makan diluar.

Suatu pagi ketika hujan reda dan cuaca mulai bagus, Pokie membuka tenda. Tiba-tiba dia melihat tenda kecil beroda yang bisa ditarik di belakang mobil. 
"kalau pakai itu pasti enak ya Yong. Paling nggak kan ada rodanya, jadi kita nggak tidur di bawah" katanya sambil menunjuk tent trailer yang ada di camping ground. Yongkie setuju dengan pendapatnya. Tapi perjalanan harus tetap dilakukan menuju Hot Spring di negara bagian Arkansas. Masih 334 miles lagi dengan pemandangan lebih indah dari perjalanan sebelumnya. 
El Reno ke Hot Spring, Arkansas

Buckstaff Baths adalah tempat mandi untuk memanjakan diri. Kalau sekarang kita sebut spa, yang mudah kita dapatkan di lokasi pariwisata. Bahkan sekarang hampir di setiap hotel memberikan pelayanan seperti ini.
"yah.. kalau jaman dulu kita menyebutnya tukang pijet gitu ya Yong" kataku sambil ketawa membayangkan simbah tukang pijet yang suka datang ke rumah.
Tapi kita semua tahu, spa bukan sekedar dipijat tapi juga dimandikan. Buckstaff Baths sudah berdiri sejak 1912 pengalaman memanjakan tamu yang kelelahan pasti sudah di atas rata-rata. Pelayanan terhadap tamu dengan keramah tamahan yang membuat nyaman dan membuat badan kembali bugar.
"aku diadusi" kata Yongkie sambil tertawa.
"emang nggak mandi ya sejak dari Los Angeles" tanyaku
"enggaklah... mau mandi dimana?" jawabnya sambil tertawa.
"hah..." aku cuma bisa melongo, membayangkan seminggu nggak mandi. 
"disini orang biasa nggak mandi seminggu. Di Indonesia nggak mandi sehari aja udah gatel nggak bisa tidur" lanjutnya.
Pantes fotonya jadi segar dan cerita banget habis dari Buckstaff Baths.

Bukan Yongkie kalau tidak suka bermain. Setelah segar seluruh badan bagaikan di perbarui di Buckstaff Baths, mereka berdua memiliki energi baru untuk bersenang-senang kembali. Seperti mottonya We do not stop playing because we grow old, we grow old because we stop playing. Setelah sengsara di tenda kelaparan dan tidak bisa tidur karena hujan. Sekarang saatnya bermain.

Boys will be boys. Main go-kart di Belle Hot Spring
Perjalanan panjang hingga ke Arkansas juga memperkenalkan perilaku orang-orang dari berbagai negara bagian. Beda dengan Los Angeles, kota besar metropolitan. Orang sudah tidak peduli satu dan lainnya. Di sebuah kota kecil di Arkansas. Mereka mendapatkan pengalaman yang menakjubkan.
Mereka masuk ke Walmart (Department Store) untuk membeli keperluan perjalanan mereka berikutnya ke negara bagian Tennessee.
Dibagian yang menyediakan berbagai macam T shirt yang menarik perhatian, tiba-tiba mereka didatangi karyawan.
"don't buy these shirt today" katanya
"why" tanya Yongkie penasaran. Apa lagi nih? batinnya.
"because tomorrow, it's going to be on sale" jawabnya. Yongkie tertawa dan dengan sopan menjawab,
"we are just passing by, but thank you for your honesty". Wow... benar-benar pengalaman yang tak terduga, karena tidak akan mungkin terjadi di Los Angeles.

Bersambung...

No comments:

Post a Comment