Pages

Sunday, March 17, 2019

10.254 miles, 22 states, in 63 days

7. Elvis Presley

Memphis dikenal sebagai kotanya Elvis Presley yang dikenal dengan nama Graceland. Graceland adalah rumah megah besar di atas tanah seluas 5.6 ha yang dimiliki penyanyi rock legendaris Elvis Presley. Setelah Elvis meninggal kepemilikannya jatuh ke tangan anak satu-satunya Lisa Marie Presley. 7 Juni 1982 tempat ini dibuka untuk umum sebagai museum. 7 November 1991 terdaftar dalam National Register of Historic dan diumumkan sebagai National Historic Landmark pada 27 Maret 2006. Pengunjung Graceland dibawah White House, dengan jumlah 650.000 orang per tahun.
Graceland, Memphis
Makam Elvis Presley

Memphis ke Nashville 212 miles
Perjalanan dari Memphis ke Nashville diwarnai kegembiraan karena sudah ada tent trailer yang tergandeng dengan mobil mereka. 
Ketika memasuki Nashville, Tennessee, disambut dengan awan yang sangat gelap dan tebal. Pasti akan membawa hujan yang sangat lebat. Dan benar, ketika tiba di RV(Recreation Vehicle) park dan tent trailer sudah dibuka, hujan bagaikan dicurahkan dari langit.
"bring it on, we are now sleeping above the ground, we are not camping anymore" kata Yongkie dengan bangga.
Setelah hujan lumayan reda, Yongkie ingat temannya yang baru saja pindah dari Los Angeles ke Nashville. Sejak berangkat dia belum memberi kabar ke mereka. Karena waktu itu belum ada telpon genggam, maka diputuskan ke kantor RV Park untuk pinjam telpon.
Sayang sekali mereka tidak ada ditempat. Yongkie meninggalkan pesan di telpon mengabarkan kalau dia sekarang ada RV Park Nashville dan meninggalkan no telpon kantor tersebut. Lalu dia kembali ke tent trailernya.
Siang itu hujan turun deras dan semakin deras. Sepertinya tidak seorangpun pingin keluar. Tiba-tiba ada ketukan di pintu tent trailer,
"sir.... sir... you got a phone call.. sir" ada suara keras memanggilnya di luar. Yongkie membuka pintu. Ternyata petugas dari kantor yang mengabarkan kalau ada telpon dari temannya yang tadi dia telpon. Baik hati sekali, hujan-hujan mau ke tempatnya parkir.
Setelah ke kantor dan mengobrol sebentar dengan temannya, mengabarkan bahwa semua berjalan lancar, temannya berjanji akan segera datang ke RV Park untuk menemui mereka. Setelah itu Yongkie menemui petugas yang tadi mengabarkan ada telpon.
Yongkie heran bagaimana dia bisa tahu kalau parkirnya disitu, sementara di RV Park ada ratusan orang yang parkir.
" How did you find me among the hundreds who stay in this RV Park?" Jawabannya simpel tapi bikin ketawa.
"Sir ... you are the only ORIENTAL in this RV Park". 


Pokie masak steak untuk makan malam
bergaya dengan tent trailer kebanggaan
Di Tennessee ini Yongkie banyak dikejutkan dengan sikap ramah, jujur dan sopan bahkan dari orang-orang yang baru saja ditemui atau dikenal. Sesuatu yang sangat langka ditemui di Los Angeles. Bahkan sebutan oriental bagi dia yang berketurunan cina, terdengar sangat sopan, dibandingkan sebuatan chinese atau Tionghoa. Di tahun 1988 belum banyak orang selain kulit putih yang bepergian ke negara bagian lain. Memang Yongkie dan Pokie jadi terlihat beda di antara mereka. Bisa senang juga menjadi perhatian, tapi kalau terlalu menjadi pusat perhatian kadang juga bisa membuat mereka kesal.

Bersambung...

No comments:

Post a Comment